Resor Dago Pakar

Kawasan terbaik di kota Bandung

Berita Terkini

Baru-baru ini tepatnya Selasa tgl 27 Juni 2017 telah tersebar berita di media sosial tetang musibah longsor di kawasan Dago Pakar. Berita itu dimulai dengan beredarnya video berdurasi 11 detik yang menggambarkan longsornya sebuah tebing. Namun berdasarkan pengamatan di lapangan dan penelusuran pihak yang berwenang, berita tersebut adalah HOAX yang disebarkan pihak yang tidak bertanggung jawab.

Bukti bahwa berita tsb HOAX adalah sebagai berikut :
1. Camat Coblong yang diwawancarai adalah Drs Roni Ahmad Nurudin padahal camat Coblong saat ini adalah Dedi Priadi Nugraha. Diketahui bahwa Roni Ahmad adalah camat Coblong pada tahun 2004.

2. Pada tanggal yang diberitakan tersebut di lokasi yang disebutkan tidak terjadi apa-apa. Terdapat kesalahan tentang lokasi yang menyebutkan di jalan Dago Pakar padahal informasi selanjutnya tak jauh dari terminal Dago.

3. Klarifikasi dari camat Coblong sekarang Dedi Priadi Nugraha pada saat on air di PRFM pada hari Rabu tgl. 28 Juni 2017 yang menyatakan bahwa isu musibah longsor di kawasan Dago Pakar adalah hoax. (http://prfmnews.com/berita php?detail=camat-coblong-tegaskan-isu-longsor-di-dago-pakar-hoax).

4. Dari penelurusan lebih lanjut, berita hoax tersebut diperoleh dari detik.com tahun 2004 dimana diedit tanggal kejadian dari tgl. 10 Mei 2004 menjadi tanggal 27 Juni 2017. (https://m.detik.com/news/berita/156159/hujan-lebat-tebing-di-dago-atas-bandung-longsor). Lokasi kejadian tersebut di jalan Ir. H. Juanda (Dago Atas) bukan di dalam kawasan Resor Dago Pakar.

5. Camat Coblong secara tegas menyatakan bahwa hari ini Rabu tgl 28 Juni 2017, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian untuk menelusuri dalang di balik penyebaran beritu hoax tersebut.

Demikian disampaikan untuk menjawab kesimpang siuran berita hoax di masyarakat.